Jurnalkepahiang.id – Tim Buser Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang, Polda Bengkulu, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial AR (29), Rabu 21 Oktober 2026 sore.
Warga Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki lantaran diduga berusaha melawan saat hendak diamankan petugas di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang.
Baca Juga:Perkuat Armada Damkar, Bupati Kepahiang Ajukan Proposal Hibah ke Pemprov JakartaPenangkapan AR merupakan bagian dari pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepahiang. Saat diamankan, terduga pelaku mendapat luka tembak di bagian kaki, sehingga harus berjalan tertatih dan dipapah petugas ketika digiring menuju ruang Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kepahiang, AKBP. Yuriko Fernanda, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, S.IK menjelaskan bahwa, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur karena AR diduga berusaha melawan dan tidak kooperatif saat proses penangkapan berlangsung.
"Karena pelaku berusaha melawan dan tidak kooperatif saat diamankan petugas di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur berupa satu kali tembakan di bagian kaki pelaku," ujar Kasat Reskrim.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor matik milik korban, salah satunya bernomor polisi BD 3293 GK, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh tersangka. Sejumlah barang bukti tersebut kemudian diperlihatkan dalam konferensi pers yang digelar Polres Kepahiang.
Meski satu terduga pelaku telah berhasil diamankan, pengungkapan kasus curanmor ini belum sepenuhnya tuntas. Polisi masih memburu dua orang lainnya yang diduga terlibat dan menjadi rekan AR dalam menjalankan aksi pencurian tersebut. Keduanya dilaporkan berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Iptu Bintang menegaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keberadaan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Polisi juga terus mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
"Saat ini kami pelaku lainnya, masih dalam pencarian," sambungnya.
Sementara itu, AR kini telah diamankan di Mapolres Kepahiang untuk menjalani pemeriksaan. Ia juga ditahan di Rutan Polres Kepahiang untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.(jmy)




